Sabtu, 20 April 2013

makalah biologi Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau (Vigna radiata)


Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau   (Vigna radiata)

 


Disusun oleh :

Agung Gumilar



Mata Pelajaran : Biologi
Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor
SMA Negri 1 Caringin
2012


KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. bahwa kami telah menyelesaikan tugas mata pelajaran biologi dengan membahas pelajaran dalam bentuk makalah.
Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yang kami hadapi dapat teratasi.
Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada
ibu guru yang telah memberikan tugas , petunjuk, kepada kami sehingga kami termotivasi dan  dapat menyelesaikan tugas ini.Orang tua yang telah turut membantu, membimbing, dalam mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai.
Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi kami sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.
Dan tak lupa pula kami meminta maaf  jika dalam makalah ini terdapat  banyak kesalahan dan kekurangan, karena itu kritik serta saran yang membangun sangat kami harapkan.

  Bogor, juli 2012

                                                                                                           Penyusun


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                                                                                  i
DAFTAR ISI                                                                                                                ii
BAB I PENDAHULUAN                                                                                             1
            1.1. Latar Belakang                                                                                          1
1.2. Identifikasi Masalah                                                                                 1
            1.3. Rumusan Masalah                                                                                                2
            1.4. Tujuan Penelitian                                                                                      2
BAB II KAJIAN TEORI                                                                                              3
            2.1. Cahaya                                                                                                     3
2.2. Kacang Hijau                                                                                            3
            2.3. Pertumbuhan                                                                                            3
            2.4. Pengaruh Cahaya Terhadap Pertmbuhan Tumbuhan                                            4
BAB III METODELOGI PENELITIAN                                                                                   5
            3.1. Waktu Dan Setting                                                                                                5
            3.2. Faktor Yang Diteliti                                                                                  5
            3.3. Alat, Bahan, Dan Langkah Kerja                                                              5
            3.4. Rencana Tindakan                                                                                                6
BAB III HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN                                            7
            4.1. Tabulasi Hasil Pengamatan                                                                                   7
            4.2. Diagram Hasil Pengamatan                                                                                   7
            4.3. Deskripsi                                                                                                  7
            4.4. Interpretasi Hasil Penelitian                                                                                  8
BAB V PENUTUP                                                                                                       9
            5.1. Kesimpulan                                                                                              9
            5.2. Saran                                                                                                        9
DAFTAR PUSTAKA                                                                                                   iii




BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Cahaya matahari adalah sumber energi utama bagi kehidupan makhluk hidup di alam semesta. Bagi hewan, tumbuhan, dan manusia cahaya matahari adalah sebagai penerang di dunia ini. Selain itu bagi tumbuhan yang berklorofil, cahaya matahari sangat berperan penting dalam kelangsungan fotosintesis. Fotosintesis adalah proses dasar pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan. Makanan yang dihasilkan akan menentukan ketersediaan energi untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.
Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan tanaman itu. Misalnya saja pada tanaman kacang hijau. Bagi orang Indonesia tanaman adalah tanaman yang penting, karena Indonesia terkenal dengan makanan yang bernama bubur kacang hijau yang biasanya disantap untuk menghangatkan badan. Namun dibalik segala kegunaan pertumbuhan kacang hijau yang baik itu dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah cahaya .Mengapa hal itu bisa terjadi, Mungkin saja sebagian orang tidak mengetahui sebabnya.
1.2 identifikasi masalah
Tanaman Kacang hijau yang diletakkan diluar ruangan atau di tempat terang maka pertumbuhannya akan lebih lambat namun daunnya tampak lebih lebar, tebal, hijau, tampak segar dan batang kecambah lebih kokoh. Dan jika tanaman kacang hijau diletakkan di dalam ruangan maka batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah, daunnya berukuran kecil, tipis dan berwarna pucat atau tidak berwarna hijau.



1.3  Rumusan Masalah

-          Bagaimana pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau ?
-          Bagaimana perbedaan tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung,dan ditempat yang tidak  terkena  cahaya matahari ?

1.4  Tujuan Penelitian

-          Mengetahui Bagaimana pengaruh cahaya matahari terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau.
-          Mengetahui Bagaimana perbedaan tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung,dan ditempat yang tidak  terkena  cahaya matahari.

















BAB II
KAJIAN TEORI

2.1 Cahaya
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik. gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Sehingga cahaya dapat merambat tanpa memerlukan medium. Oleh karena itu, cahaya matahari dapat sampai ke bumi dan memberi kehidupan di dalamnya.
Cahaya merambat dengan sangat cepat, yaitu dengan kecepatan 3 × 108 m/s, artinya dalam waktu satu sekon cahaya dapat menempuh jarak 300.000.000 m atau 300.000 km. Setiap benda yang memancarkan cahaya disebut sumber cahaya dan setiap benda yang tidak dapat memancarkan cahaya disebut benda gelap.
2.2 kacang hijau
                  Kacang hijau merupakan salah satu tanaman semusim yang berumur pendek (kurang lebih 60 hari). Tanaman ini disebut juga mungbean, green gram atau golden gram. Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini.
Divisi : Spermatophyta
Sub-divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Rosales
Famili : Papilionaceae
Genus : Vigna
Spesies : Vigna radiata atau Phaseolus radiatus

Morfologi Tanaman Kacang Hijau
Tanaman kacang hijau berbatang tegak dengan ketinggian sangat bervariasi, antara 30-60 cm, tergantung varietasnya. Cabangnya menyamping pada bagian utama, berbentuk bulat dan berbulu. Warna batang dan cabangnya ada yang hijau dan ada yang ungu.
Daunnya trifoliate (terdiri dari tiga helaian) dan letaknya berseling. Tangkai daunnya cukup panjang, lebih panjang dari daunnya. Warna daunnya hijau muda sampai hiaju tua.
Bunga kacang hijau berwarna kuning, tersusun dalam tandan, keluar pada cabang serta batang, dan dapat menyerbuk sendiri.
2.3 Pertumbuhan
            Pertumbuhan adalah proses penambahan ukuran yang permanen dan bersifatvirreversibel, biasanya juga terjadi penambahan komponen-komponen yang bersifat padat, meningkatnya berat kering, dan jumlah sitoplasma.pertumbuhan bersifat kuantitatif artinya dapat dinyatakan dengan satuan bilangan.

Contoh proses pertumbuhan pada tumbuhan adalah:
a) Penambahan tinggi tanaman
b) Penambahan diameter batang
c) Penambahan jumlah daun
d) Penambahan luas akar

Terdapat dua macam pertumbuhan yaitu:

A. Pertumbuhan Primer
    Terjadi sebagai hasil pembelahan sel jaringan meristem primer dan berlangsung pada embrio,bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang.
• Tunas embrionik yaitu calon batang dan daun
• Akar embrionik yaitu calon akar
• Kotiledon yaitu cadangan makanan

Pertumbuhan pada tumbuhan dapat diukur dengan auksanometer. Terdapat tiga daerah berdasarkan aktifitasnya yaitu:
o Daerah pembelahan
   Sel-sel daerah ini aktif membelah(meristematik)
o Daerah pemanjangan
   berada dibelakang daerah pembelahan
o Dearah diferensiasi
   Sel sel mengalami diferensiasimembentuk akar yang sebenarnyaserta daun muda dan tunas lateral yang akan menjadi cabang.

B. Pertumbuhan Sekunder
      Merupakan aktivitas sel sel meristem sekunder yaitu cambium dan cambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbiuhan dikotil,gymnospermae, dan menyebabkan membesarnya ukuran ( diameter) tumbuhan.

2.4 Pengaruh Cahaya Terhadap Pertumbuhan Tumbuhan
      Cahaya merupakan faktor utama sebagai energi dalam fotosintesis, untuk menghasilkan energi. Kekurangan cahaya akan mengga nggu proses fotosintesis & pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Kekurangan cahaya pada saat pertumbuhan berlangsung akan menimbulkan gejala etiolasi, dimana dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah & daunnya berukuran lebih kecil, tipis, pucat. Pengaruh cahaya bukan hanya tergantung kepada fotosintesis (kuat penyinaran) saja, namun ada faktor lain yang terdapat pada cahaya, yaitu berkaitan dengan panjang gelombangnya.

BAB III
METODELOGI PENELITIAN
3.1 Waktu            dan Setting
·         Waktu mulai
Tempat : kp. Gembrong Rt/Rw 02/07 Desa Ciadeg, Kec.Cigombong,          Kab. Bogor
      Waktu : jam 16.25 WIB
Hari     : rabu, 25 juli 2012
·         Waktu akhir
Tempat : kp. Gembrong Rt/Rw 02/07 Desa Ciadeg, Kec.Cigombong,          Kab. Bogor
      Waktu : jam 15.20 WIB
Hari     : selasa,31 juli 2012
3.2 Faktor yang diteliti :
Variabel terikat           : tinggi tanaman
Variabel bebas             : cahaya matahari
3.3 Alat-Alat, Bahan, dan Langkah Kerja
      Alat dan Bahan
-          2 buah polybag
-          Air
-          Penggaris
-          8 biji kacang hijau
-          Cahaya matahari
-          Handphone
-          Tanah.



Langkah Kerja
1.      Masukan tanah kedalam masing-masing polybag
2.      Tanamkan 4 biji kacang hijau di masing-maing polybag
3.      Beri tanda untuk membedekan polybag 1 dan 2
4.      Tempatkan polybag 1 ditempat terkena cahaya, dan polybag 2 ditempat yang gelap
5.      Lakukan penyiraman sebanyak 20 ml air pada masing-masing polybag sehari sekali
Ket: lakukan pemotretan menggunakan handphone
6.      Lakukan pengamatan(pengukuran tinggi tanaman menggunakan penggaris) 2 hari sekali
Ket: lakukan pemotretan menggunakan handphone
7.      Hasil pengamatan di catat pada sebuah tabel.

           
3.4 Rencana Tindakan
Pada pukul 16.25 WIB hari rabu tanggal 25 juli 2012, dimulai penanaman kacang hijau, pertama tama siapkan alat dan bahan-bahan yang akan digunakan, lalu mulailah mengambil tanah untuk ditaruh dimasing-masing polybag, kemudian tanamkan 4 biji kacang hijau pada masing-masing polybag, lalu siram masing-masing polybag, kemudian tempatkan polybag 1 di tempat yang terkena cahaya dan polybag 2 di tempat yang tidak terkena cahaya. Pengamatan akan dilakukan pada 2 hari sekali dimulai pada tanggal 27 juli 2012 sampai dengan selesai.



BAB IV
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Tabulasi

NO
HARI
TINGGI (CM)
POLYBAG 1
POLYBAG 2
1
ke 0-2
1.5
4
2
ke 2-4
4
8
3
ke 4-6
8
20
Ket:
Polybag 1 terkena cahaya.
Polybag 2 tidak terkena cahaya.


4.2 Diagram
4.3 Deskripsi
      Dari hari pertama belum muncul plumula pada masing-masing polybag, pada hari kedua baru lah muncul plumula pada polybag 2 setinggi 4 cm sedangkan pada polybag 1 muncul plumula setinggi 1,5 cm, setelah hari ke-4  pada polybag 1 tingginya menjadi 4 cm dan pada polybag 2 tingginya menjadi 8 cm, dan pada hari ke 6 pada polybag 1 tingginya menjadi 8 cm dan pada polybag 2 tingginya menjadi 20 cm.



4.4 Interpretasi Pembahasan

Tanaman kacang hijau yang dietiolasi pertumbuhannya jauh lebih cepat
daripada tanaman yang terkena banyak sinar matahari maupun di tempat
yang redup. Akan tetapi batang tanaman tersebut tidak bisa tegak,
melainkan membungkuk. Begitu juga dengan daunnya. Daun tanaman
tersebut nampak layu dan tidak segar, serta berwarna hijau muda dan
agak pucat. Hal ini terjadi karena tanaman tidak mendapat sinar matahari
sama sekali sehingga tanaman tidak mampu menghasilkan karbohidrat
untuk pembentukan klorofil. Tanaman ini juga memiliki kadar air yang
berlebih akibat tidak terkena sinar matahari. Hormon auksin yang
berfungsi untuk pertumbuhan juga bekerja, oleh karena itu tanaman
tumbuh dengan sangat cepat dalam waktu singkat.
Sedangkan tanaman kacang hijau yang mendapatkan sedikit sinar
matahari / diletakkan di tempat redup, pertumbuhannya berjalan normal.
Tanaman nampak segar karena mendapatkan cukup sinar matahari. Daun
tanaman tersebut berwarna hijau tua. Pertumbuhannya berjalan dengan
normal ke atas. Hormon auksin pada tanaman ini berjalan dengan normal
yang mengakibatkan tumbuhan tidak terlalu tinggi. Daun juga
mendapatkan cukup sinar matahari untuk pembentukan klorofil dari
karbohidrat.
Berbeda lagi dengan tanaman yang selalu terkena cahaya matahari.
Pertumbuhan tanaman ini sangat terhambat walaupun daunnya nampak
berwarna hijau tua yang segar. Hal ini terjadi karena tumbuhan terlalu
banyak mendapatkan cahaya matahari yang menyebabkan hormon
auksin terhambat sehingga tanaman sangat kerdil / pendek.
Dengan demikian sinar matahari sangat berpengaruh terhadap
pertumbuhan tanaman kacang hijau.






BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
-          Tanaman di dalam ruangan gelap mengalami pertumbuhan lebih cepat dan mempunyai batang yang lebih tinggi, daunnya berukuran kecil, tipis, berwarna pucat, batangnya melengkung, dan tidak kokoh. Sedangkan tanaman yang terkena cahaya petumbuhan lebih lambat, daunnya lebih lebar, tebal, dan berwana hijau, batangnya pun tegak dan kokoh

-          Cahaya merupakan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, karena cahaya matahari menghambat hormon auksin yang mengakibatkan pertumbuhan menjadi lambat, tetapi cahaya juga berguna untuk proses fotosintesis.
5.2 Saran
-          Sebaiknya percobaan dilakukan dalam waktu yang lebih lama agar perbedaan antara polybag 1 dan 2 terlihat lebih jelas dan detail.
-          Sebaiknya penyiraman dilakukan dengan porsi yang sama agar pengaruh cahaya lebih terlihat jelas.



DAFTAR PUSTAKA
Imam zainuri, s.pd. 2006. Biologi lengkapSMA. Jakarta : erlangga.
Marten kanginan. 2004. biologi untuk SMA. Jakarta : erlangga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar